Setup Menus in Admin Panel

Warta Fiskal Edisi V 2019

Warta Fiskal Edisi V 2019

Teori kontrak sosial diperkenalkan oleh beberapa filsuf seperti Plato, Thomas Hobbes, John Locke, J.J. Rousseau, dan Immanuel Kant. Mereka memaknai kontrak sosial (social contract) sebagai sebuah perjanjian antara rakyat dengan para pemimpinnya sebagai bentuk tanggung jawab pemimpin kepada rakyatnya (Jean Hampton, 1999). Salah satu bentuk kontrak sosial tersebut adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Rancangan APBN disiapkan pemerintah tetapi untuk melaksanakannya harus meminta persetujuan DPR selaku wakil rakyat (PP No. 45 Tahun 2013).

Postur APBN mencakup pendapatan negara, belanja negara dan pembiayaan. Pemerintah harus merencanakan berapa besar pendapatan negara dalam satu tahun anggaran dan dari mana sumber datangnya pendapatan tersebut. Dalam merencanakan pendapatan Negara biasanya menggunakan asumsi dasar ekonomi makro (inflasi, harga ICP, lifting minyak, lifting gas, rata-rata suku bunga SPN 3 bulan, nilai tukar rupiah, dan pertumbuhan ekonomi). Bila dalam pelaksanaan anggaran terjadi pergeseran dalam beberapa asumsi dasar ekonomi makro, maka rencana pendapatan bisa meleset. Ini berakibat rencana belanja dan pembiayaan meleset yang pada gilirannya membuat target-target pembangunan nasional pun meleset. Karena itu, penetapan asumsi dasar ekonomi makro harus diupayakan presisinya paling optimal.
 
link warta fiskal

No votes yet.
Please wait...

Views : 81

31/01/2020

0 responses on "Warta Fiskal Edisi V 2019"

Leave a Message