Setup Menus in Admin Panel

Penggunaan Rasio Laporan Keuangan Untuk Mendeteksi Potensi Pajak Terutang

 

Pemeriksaan atas kewajaran laporan keuangan perusahaan yang disusun Wajib Pajak penting untuk dilakukan oleh fiskus karena adanya:

  1. perbedaan  standard akuntansi komersial dengan peraturan perpajakan;
  2. kekurangpahaman wajib pajak atas Standard Akuntasi Keuangan (PSAK), dan
  3. masih adanya  indikasi tindakan fraud oleh wajib pajak.

Salah satu pendekatan yang dapat diambil   dalam pemeriksaaan kewajaran tersebut adalah  penerapan benchmark rasio rugi/laba dan neraca. Pemahaman yang mendalam dan penerapanya secara konsisten atas rasio bencmark tersebut sebagai alat analisa, akan membantu tercapaiya penggalian potensi pajak.

Pada video ini, Widyaiswara Ahli Utama Pusdiklat Keuangan Umum, Bapak Widjanarko, mengingatkan pentingnya penerapan secara konsisten analisa benchmark  rasio neraca dan rugi/laba dalam pemeriksaan laproran keuangan Wajib Pajak.

Video ini merupakan suplemen mata pelajaran Analis Korelasi Unsur Laporan Keuangan pada Pelatihan Analisa Laporan Keuangan Perpajakan Tingkat Dasar.

 

Silahkan tonton video knowledge capture Bapak Widjanarko lainnya pada tautan berikut:

Teknik dan Strategi Untuk Loan Negotiation Skill

Membina Hubungan Dengan Media

Mencari Penyebab Risiko Melalui Fishbone Ishikawa Diagram

 

Rating: 5.0/5. From 3 votes.
Please wait...

Views : 0

1 responses on "Penggunaan Rasio Laporan Keuangan Untuk Mendeteksi Potensi Pajak Terutang"

  1. sangat informatif dengan bahasa yang mudah dimengerti. Terima kasih.

Leave a Message