Setup Menus in Admin Panel

Pengusaha Kena Pajak dan Pengusaha Kecil

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan pajak atas konsumsi dimana yang menanggung beban pajak adalah konsumen yang menggunakan barang/jasa, tetapi sistem PPN tidak menunjuk konsumen akhir untuk memungut dan menyetor PPN terutang. Kewajiban tersebut diserahkan kepada pengusaha yang melakukan penjualan atau penyerahan barang/jasa kena pajak dan disebut Pengusaha kena pajak . Pada video ini, Bapak Dudi Wahyudi, Widyaiswara Pusdiklat Pajak, akan menjelaskan mengenai Pengusaha Kena Pajak dan Pengusaha Kecil terkait kewajiban perpajakan khususnya Pajak Pertambahan Nilai.

Rating: 4.4/5. From 17 votes.
Please wait...

Views : 0

1 responses on "Pengusaha Kena Pajak dan Pengusaha Kecil"

  1. Sekedar menambahkan saja, berdasarkan pasal 14 ayat (4) KUP serta penjelasannya bahwa : Pengusaha Kena Pajak yang tidak membuat faktur pajak maupun Pengusaha Kena Pajak yang membuat faktur pajak, tetapi tidak tepat waktu atau tidak selengkapnya mengisi faktur pajak dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar 2% (dua persen) dari Dasar Pengenaan Pajak. Demikian pula bagi Pengusaha Kena Pajak yang membuat faktur pajak, tetapi melaporkannya tidak tepat waktu, dikenai sanksi yang sama. Sanksi administrasi berupa denda sebesar 2% (dua persen) dari Dasar Pengenaan Pajak ditagih dengan Surat Tagihan Pajak, sedangkan pajak yang terutang ditagih dengan surat ketetapan pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13. Sehingga dalam pembuatan STP nya, ditambahkan sanksi admnistrasi sebesar 2% dari DPP nya.

Leave a Message