Setup Menus in Admin Panel

Identifikasi Perkembangan Hasil Pelatihan: Studi Kasus Pelatihan Account Representative Dasar

Penulis: Maxensius Tri Sambodo, Budi Harsono, dan Adhitya Wira Witantra

Pelatihan merupakan hal yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan hidup organisasi.
Kebutuhan pelatihan yang efisien dan efektif mendorong Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan
(BPPK) untuk menerapkan strategi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Corporate University (Corpu).
Penerapan strategi corpu yang telah berjalan kurang lebih tiga tahun, perlu dilakukan evaluasi sedini
mungkin untuk segera mendapatkan informasi mengenai pengaruh kebijakan.
BPPK telah melaksanakan evaluasi atas pelatihan dengan menggunakan alat survei yang menyeluruh.
Namun, model evaluasi pelatihan tersebut cukup kompleks dan membutuhkan waktu yang cukup lama
dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, model evaluasi dalam kajian ini diarahkan tidak hanya sebagai
pilot project untuk perubahan dalam evaluasi pelatihan, namun juga merupakan uji terhadap rumusan
formula yang dapat memberikan informasi yang cepat berupa indikasi atas pengaruh kebijakan Pelatihan
Account Representative (AR) Dasar terhadap tingkat pemahaman peserta untuk tahun 2015, 2016, dan
2018. Selain itu, pengujian formula tersebut sekaligus untuk menentukan tahun 2018 sebagai baseline
evaluasi pelatihan untuk tahun berikutnya.
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif statistik, histogram dan normal distribusi, box plot, dan
analysis of variance atas nilai ujian komprehensif Pelatihan Pelatihan AR Dasar. Hal ini bertujuan untuk
mengetahui pola pemahaman peserta Pelatihan AR Dasar dan indikasi adanya kondisi yang berubah
akibat penerapan kebijakan pelatihan selama tahun 2015, 2016, dan 2018. Selain itu, kajian ini juga akan
menunjukkan penyebab adanya peserta yang memiliki nilai di luar pola pemahaman peserta terbentuk
(outlier).
Hasil kajian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta Pelatihan AR Dasar selama
tahun 2015, 2016, dan 2018. Namun, terdapat beberapa peserta yang memiliki nilai jauh dari pola
pemahaman yang terbentuk. Hal ini perlu dikaji lebih dalam atas indikasi faktor penyebab outlier tersebut
adalah motivasi dan minat. Selain itu, peningkatan pemahaman peserta Pelatihan AR Dasar dapat
dikaitkan dengan perubahan kebijakan pelatihan yang meliputi tujuan pelatihan, kurikulum, syarat
pengajar, komposisi pengajar, bentuk ujian, batas nilai kelulusan, pre-test dan post-test, model pelatihan,
dan metode pembelajaran.

Penelitian-Kuantitatif-Upload-26-Nov-2018-1
No votes yet.
Please wait...

Views : 0

0 responses on "Identifikasi Perkembangan Hasil Pelatihan: Studi Kasus Pelatihan Account Representative Dasar"

Leave a Message