Setup Menus in Admin Panel

Royalti OP

This topic contains 1 reply, has 2 voices, and was last updated by  (NARASUMBER) Arik Sutiawan 2 years ago.

Back to course
Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • Author
    Posts
  • #114001

    Aldi Amdefi
    Participant

    Pembayaran Royalti  kepadz Wajib Pajak OP dikenakan PPh Pasal 23 atau 4 ayat (2) ?

    Catatan : terkait soal test formatif modul 5 halaman 86

    #114141

    Pengertian Royalti

    Dalam memori penjelasan Pasal 4 ayat (1) huruf h UU PPh, royalti adalah suatu jumlah yang dibayarkan atau terutang dengan cara atau perhitungan apapun, baik dilakukan secara berkala maupun tidak, sebagai imbalan atas:

    Penggunaan atau hak menggunakan hak cipta di bidang kesusasteraan, kesenian atau karya ilmiah, paten, disain atau model, rencana, formula atau proses rahasia, merek dagang, atau bentuk hak kekayaan intelektual/industrial atau hak serupa lainnya;
    Penggunaan atau hak menggunakan peralatan/perlengkapan industrial, komersial, atau ilmiah;
    Pemberian pengetahuan atau informasi di bidang ilmiah, teknikal, industrial, atau komersial;
    Pemberian bantuan tambahan atau pelengkap sehubungan dengan penggunaan atau hak menggunakan hak-hak tersebut pada butir a, b, atau c di atas, berupa:
    Penerimaan atau hak menerima rekaman gambar atau rekaman suara atau keduanya, yang disalurkan kepada masyarakat melalui satelit, kabel, serat optik, atau teknologi yang serupa;
    Penggunaan atau hak menggunakan rekaman gambar atau rekaman suara atau keduanya, untuk siaran televisi atau radio yang disiarkan/dipancarkan melalui satelit, kabel, serat optik, atau teknologi yang serupa;
    Penggunaan atau hak menggunakan sebagian atau seluruh spektrum radio komunikasi;
    Penggunaan atau hak menggunakan film gambar hidup (motion picture films), film atau pita video untuk siaran televisi, atau pita suara untuk siaran radio; dan
    Pelepasan seluruhnya atau sebagian hak yang berkenaan dengan penggunaan atau pemberian hak kekayaan intelektual/industrial atau hak-hak lainnya sebagaimana disebut di atas.

    Objek Pemotongan PPh Pasal 23

    Royalti yang menjadi objek pemotongan PPh Pasal 23 adalah royalti yang diberikan kepada Subjek Pajak dalam negeri—baik Subjek Pajak orang pribadi maupun Subjek Pajak badan usaha, termasuk kepada BUT (bentuk usaha tetap atau permanent establishment).

    Tarif dan DPP

    Tarif PPh Pasal 23 untuk royalti adalah 15%. Namun jika si penerima royalti tidak mempunyai NPWP, tarifnya dinaikkan menjadi 30% [Pasal 23 ayat (1a) UU PPh].  Sedangkan yang menjadi DPP-nya adalah jumlah bruto royalti yang terutang atau kita bayarkan, dengan nama dan dalam bentuk apapun.  Dengan demikian, PPh Pasal 23 atas royalti dihitung sebesar = 15% (atau 30%) dikalikan dengan jumlah bruto royalti yang terutang atau dibayarkan.

    Pengecualian

    Royalti yang terutang atau kita bayarkan kepada pihak bank sebagai Subjek Pajak dalam negeri, tidak dipotong PPh Pasal 23. Pengecualian ini dinyatakan dalam Pasal 23 ayat (4) huruf a UU PPh.

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)

You must be logged in to reply to this topic.