Setup Menus in Admin Panel

Workshop Public Policy Reform: Crisis Anticipation and Management (Law No.9 of 2016)

Pengalaman krisis keuangan tahun 1997-1998, Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya perbaikan untuk membangun sistem keuangan yang lebih tangguh dan siap dalam menghadapi krisis sistem keuangan.

Mekanisme koordinasi dalam rangka menciptakan dan memelihara stabilitas sistem keuangan secara terpadu dan efektif menjadi semakin penting setelah munculnya krisis keuangan global pada awal tahun 2008. Indonesia melanjutkan penyusunan dan penerapan kebijakan strategis di berbagai sektor keuangan, termasuk mengesahkan Undang-Undang No. 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan sebagai landasan hukum bagi lembaga untuk berkoordinasi dalam menjaga dan menciptakan stabilitas sistem keuangan.

Oleh karena itu, program pembelajaran ini bertujuan untuk mendiseminasi pengalaman Indonesia di dalam melaksanakan reformasi di bidang kebijakan publik untuk mengantisipasi dan menangani ancaman krisis. Program pembelajaran ini juga akan disertai dengan sharing knowledge terkait hal dimaksud yang dilakukan oleh negara-negara lain, khususnya beberapa negara di kawasan Asia Pasifik.

15 STUDENTS ENROLLED

Video Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan

oleh : Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc, Ph.D

 

Tahun 1997-1998 Indonesia mengalami krisis keuangan yang berdampak besar terhadap perekonomian nasional. Indonesia berhasil mengatasi krisis keuangan tersebut.

Pemerintah dan DPR telah menerbitkan UU Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan. Berikut penjelasan terkait hal tersebut oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc, Ph.D

 


Video Sesi 1 (14 September 2018) 

Workshop Public Policy Reform: Crisis Anticipation and Management (Law No.9 of 2016)

 

Video ini merupakan rekaman penyelenggaraan Workshop Public Policy Reform: Crisis Anticipation and Management (Law No.9 of 2016) pada sesi 1 tanggal 14 September 2018 yang dilaksanakan di Smart Classroom BPPK di Kompleks PKN STAN Bintaro Sektor V Tangerang Selatan

video ini berisi tentang :

  1. identifikasi ancaman krisis global, termasuk respon Indonesia terhadap ancaman krisis serta pembagian peran antara Bank Indonesia, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang disampaikan oleh Bapak Deni Ridwan, Ph.D
  2. pengalaman negara-negara lain dalam upaya menghadapi krisis global yang disampaikan oleh Bio Dongsoo Kang

 

 


2018 GDLN Distance Learning Workshop Series

PUBLIC POLICY REFORM: Crisis Anticipation and Management

 

In the past 19 years, Indonesia has experienced two economic crises, which are Asian Financial Crisis started by mid 1997 and the global economic crisis in 2008 and 2009. Having been worse hit than any other by the Asian economic crisis of 1997-98, Indonesia has weathered the global slump of 2008-09 surprisingly well (The Economist, September 10th, 2009). During the global economic slowdown (2008-2009), Indonesia still had positive economic growth during the period.

 

Having hit by two big crises, discussion on experiences and impacts of government’s policy to Indonesian economic crisis will be beneficial to take several lessons to learn in anticipating and avoiding any potential crises in the future. We believe that each country has specific economic characteristic and different problems. Thus, the response to the crisis will also be different among countries. However, in anticipating global uncertainty, policy response  to the crisis should be the government’s priority in each country. Given the importance, General Finance Education and Training Center (General Finance ETC) will provide seminar series which will take Indonesian case in facing the crisis.

 

General Finance Education and Training Center (General Finance ETC) realizes the valuable role of GDLN to disseminate and share knowledge to the worldwide. As part of GDLN Indonesia (especially under FETA DLC), General Finance ETC will launch workshop series which will focus on Indonesia’s experience in anticipating and managing crisis.

 

The form of the program will include face-to-face learning (for participants who are located in Jakarta-Indonesia) and videoconferencing seminar (for participants who are located outside Jakarta-Indonesia). The speakers of the program are  the practitioners from Ministry of Finance who were involved in policy making during the crisis period. The program will be complemented by sharing   the similar topic from other country (GDLN Affiliates).

Course Reviews

5

5
1 ratings
  • 5 stars1
  • 4 stars0
  • 3 stars0
  • 2 stars0
  • 1 stars0
  1. Very Insightful

    5

    Sangat membuka wawasan tentang pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan. Bravo Pusdiklat KU !

Apply for Course
  • UNLIMITED ACCESS

Advanced Course Search Widget