Setup Menus in Admin Panel

All seats in course are full

Pelatihan Teknis Pemeriksaan Bukti Permulaan Angkatan II

Program pelatihan dimaksudkan untuk mendidik dan melatih pegawai pada rumpun jabatan bidang penegakan hukum, diklat ini merupakan diklat tingkat lanjutan yang diperuntukkan bagi Kepala Seksi Administrasi Pemeriksaan Bukti Permulaan dan Penyidikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Baru di lingkungan Kantor Pusat dan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis dan sikap yang berkaitan dengan pemeriksaan bukti permulaan.

31 STUDENTS ENROLLED

DESKRIPSI 

Pelatihan Teknis Pemeriksaan Bukti  Angkatan II dilakukan dengan metode pembelajaran mandiri (e-learning) dan pembelajaran klasikal masing-masing dilakukan selama 5 hari pada tanggal 9-13 September (e-learning) dan 16-19 September (klasikal)

 

A. MULAI COURSE dengan prosedur berikut:

  1. Peserta login dengan username dan password Kemenkeu ID;
  2. Pilih menu courses, klik Pajak, lalu klik nama Pelatihan Teknis Pemeriksaan Bukti Permulaan Angkatan II;
  3. Peserta diharuskan untuk melakukan aplikasi dengan mengklik tombol Apply For Course untuk dapat mengikuti pelatihan;
  4. Setelah mendapatkan approval dari administrator, peserta mulai mengikuti kegiatan pembelajaran yang tersedia dengan meng-klik start course;
  5. Setelah meng-klik start course, peserta dapat mengakses seluruh materi pembelajaran dengan belajar mandiri tiap mata pelajaran dan diakhiri dengan quiz dengan meng-klik start quiz di tiap mata pelajaran dengan nilai minimal 75. Apabila peserta belum mendapatkan nilai minimal 75, peserta wajib me-retake quiz hingga mencapai nilai 75 dengan cara mengklik retake quiz.
  6. Peserta tidak dapat melanjutkan ke mata pelajaran selanjutnya sebelum nilai quiz dari mata pelajaran sebelumnya mencapai minimal 75;
  7. Peserta harus meng-klik tombol Mark This Unit As Complete setelah menyelesaikan suatu materi pembelajaran;
  8. Peserta harus meng-klik tombol finish course setelah menyelesaikan seluruh unit pembelajaran;
  9. Peserta disarankan membaca Panduan Penggunaan Kemenkeu Learning Center bagi peserta.

 

Panduan Mendaftar Course di KLC bagi Pegawai Kemenkeu dapat dilihat di bawah ini:

Panduan-KLC-1

*Panduan di atas adalah materi Knowledge Center dengan judul “Panduan Mendaftar Course di KLC Bagi Pegawai Kemenkeu” yang bersumber dari unit Subbagian Komunikasi Publik, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan dari link: https://klc.kemenkeu.go.id/panduan-mendaftar-course-di-klc/

 

B. REGISTRASI SEMANTIK melalui update data diri dan upload berkas di semantik: http://semantik.bppk.kemenkeu.go.id.

Panduan registrasi semantik dapat dilihat di bawah ini:

*Video di atas adalah hasil olahan dari video asli Pusdiklat PSDM dengan judul “Prosedur Registrasi Semantik” dari link berikut:

https://klc.kemenkeu.go.id/tutorial-semantik-pusdiklat-pengembangan-sdm/

Call Center  

Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar penggunaan Kemenkeu Learning Center, khususnya saat mengikuti Pelatihan Teknis Pemeriksaan Bukti Permulaan Angkatan II, silakan menghubungi telepon/WA ke Tim Admin e-learning Pusdiklat Pajak pada hari kerja pukul 08.00 s.d 17.00 WIB.

Galuh Dwi Cahyani – 0857 1174 5632
Adhina Winanda Putra – 0878 9390 1820

 

 

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep tindak pidana di bidang perpajakan dengan benar;
  2. Memahami ketentuan terkait pembuktian dan alat bukti pidana dengan benar;
  3. Menjelaskan konsep pengantar pemeriksaan bukti permulaan dengan baik;
  4. Melakukan persiapan pemeriksaan bukti permulaan dengan benar;
  5. Menggunakan digital forensic dengan benar;
  6. Melakukan pelaksanaan pemeriksaan bukti permulaan dengan benar;
  7. Melakukan pelaporan, pengungkapan dan tindak lanjut pemeriksaan bukti permulaan dengan benar;
  8. Melakukan manajemen pemeriksaan bukti permulaan dengan benar

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

1. Memahami konsep tindak pidana di bidang perpajakan dengan benar;
1.1. Menguraikan Pengertian Tindak Pidana dan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan dengan benar;
1.2. Menjelaskan Unsur Perbuatan Pidana dengan benar;
1.3. Menjelaskan Percobaan (Poging) dengan benar;
1.4. Menjelaskan Penyertaan dalam Tindak Pidana (Deelneming) dengan benar;
1.5. Menjelaskan Gabungan Tindak Pidana/Perbarengan (Samenloop) dengan benar;
1.6. Menjelaskan konsep Ketentuan Pidana dalam UU KUP dengan benar.

2. Memahami ketentuan terkait pembuktian dan alat bukti pidana dengan benar;
2.1. Menjelaskan konsep Hukum Pembuktian dengan benar;
2.2. Menjelaskan konsep Pembuktian dan Alat Bukti dalam Pengadilan Pajak;
2.3. Menjelaskan konsep Pembuktian dan Alat Bukti dalam Perkara Pidana;
2.4. Menjelaskan jenis Barang Bukti dengan benar

3. Menjelaskan konsep pengantar pemeriksaan bukti permulaan dengan baik;
3.1. Menjelaskan Pengertian Pemeriksaan Bukti Permulaan dengan baik;
3.2. Menjelaskan Usulan Pemeriksaan Bukti Permulaan dengan baik;
3.3. Menjelaskan Ruang Lingkup Pemeriksaan Bukti Permulaan dengan baik;
3.4. Menjelaskan Jenis Pemeriksaan Bukti Permulaan dengan baik;
3.5. Menjelaskan Standar Pemeriksaan Bukti Permulaan dengan baik;
3.6. Menjelaskan Siklus Pemeriksaan Bukti Permulaan dengan baik

4. Melakukan persiapan pemeriksaan bukti permulaan dengan benar;
4.1. Membaca IDLP dan Identifikasi Modus Operandi dengan benar;
4.2. Melakukan Koordinasi dan Persiapan Sarana dengan benar;
4.3. Melakukan Pengumpulan Data dan Informasi dalam tahap persiapan dengan benar;
4.4. Menerapkan permintaan akses informasi keuangan dengan benar;
4.5. Menyusun rencana pemeriksaan bukti permulaan dengan benar;
4.6. Melakukan pengamatan dengan benar

5. Menggunakan digital forensic dengan benar;
5.1. Menjelaskan konsep dasar teknologi informasi;
5.2. Melakukan prosedur forensik digital perpajakan;
5.3. Menggunakan teknik forensik digital perpajakan.

6. Melakukan pelaksanaan pemeriksaan bukti permulaan dengan benar;
6.1. Melakukan Peminjaman Bahan Bukti dengan benar;
6.2. Menggunakan teknik pemeriksaan (audit) dalam Pemeriksaan Bukti Permulaan dengan benar;
6.3. Melaksanakan Teknik Interview dengan benar;
6.4. Melakukan Penghitungan Kerugian Negara dengan benar.

7. Melakukan pelaporan, pengungkapan dan tindak lanjut pemeriksaan bukti permulaan dengan benar;
7.1. Melakukan Pengungkapan ketidakbenaran perbuatan dengan benar;
7.2. Membuat Kertas Kerja Pemeriksaan Bukti Permulaan dan Laporan Pemeriksaan Bukti Permulaan dan Laporan Kejadian dengan benar;
7.3. Melakukan paparan dengan benar

8. Melakukan manajemen pemeriksaan bukti permulaan dengan benar
8.1. Melakukan penerbitan SPPBP, serta perubahan dan Pembatalan SPPBP dengan benar;
8.2. Melakukan pengawasan terhadap perkembangan Pemeriksaan Bukti Permulaan dengan benar;
8.3. Melakukan Pengembalian dan Penyitaan Barang Bukti dengan benar;
8.4. Melakukan koordinasi dan asistensi dengan benar.

  1. Administrasi
    1. Bertugas sebagai Kepala Seksi Administrasi Penyidikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak, dan
    2. Pegawai yang baru bertugas sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS)

Course Reviews

3.8

3.8
5 ratings
  • 5 stars1
  • 4 stars3
  • 3 stars0
  • 2 stars1
  • 1 stars0
  1. Bahan Ajar Saling Bertumpuk/Berulang

    4

    Secara umum, bahan ajar dan materi quiz baik, namun mungkin ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian : a. Ada materi quiz yang disajikan namun tidak berhubungan dengan bahan ajar yang diberikan; b. Bahan ajar terdiri dari 8 materi, namun sepertinya tidak berkesinambungan; Kadang materi yang dibahas atau disajikan dalam suatu Bahan kemudian berulang dibahas lagi di Bahan Ajar Lainnya.

  2. modul dan quiz yang tidak singkron

    2

    banyak modul yang sudah kadaluarsa dan tidak update itu saja sih saran saya..

  3. Kesesuaian modul dan aturan terbaru

    4

    Ada beberapa modul yang masih menggunakan aturan lama,terus ada quiz yang tidak sesuai dengan modul yang di tayangkan…semoga kedepannya lebih baik…

Advanced Course Search Widget