Setup Menus in Admin Panel

2018 Pelatihan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi pegawai Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan terkait penerapan ketentuan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 dalam upaya standardisasi proses bisnis di lingkungan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Pelatihan ini dirancang sedemikian rupa agar dapat mengakselerasi rencana penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Untuk itu, Pelatihan ini diharapkan juga dapat menghasilkan output berupa Pedoman Mutu bagi masing-masing KPPN di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

29 STUDENTS ENROLLED

Tujuan Program:

Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi pegawai Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan terkait penerapan ketentuan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 dalam upaya standardisasi proses bisnis di lingkungan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

 

Pelatihan ini dirancang sedemikian rupa agar dapat mengakselerasi rencana penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Untuk itu, Pelatihan ini diharapkan juga dapat menghasilkan output berupa Pedoman Mutu bagi masing-masing KPPN di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Kebutuhan Strategis Unit Pengguna yang akan dicapai:

Berdasarkan Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor S-2500/PB/2017 tanggal 7 Maret 2017, pada tahun 2018 seluruh KPPN wajib menerapkan SMM ISO 9001:2015. Untuk itu, diperlukan program pembelajaran yang mampu mengakselerasi tujuan dimaksud.

 

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya memberikan peningkatan kompetensi terkait SMM ISO 9001:2015 tapi juga membantu dalam penyusunan output berupa Pedoman Mutu bagi masing-masing KPPN di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Sasaran (Target Learners):

Pegawai Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang melaksanakan fungsi pengendalian

a. Menjelaskan overview Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015;

  1. Menjelaskan konsep Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 (Ruang Lingkup, Acuan Normatif, serta Istilah dan Definisi);
  2. Menjelaskan pentingnya kesadaran dan pemahaman mengenai Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015;

b. Menerapkan Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Konteks Organisasi, Kepemimpinan, dan Perencanaan;

  1. Menjelaskan Konteks Organisasi dalam persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang mencakup Konteks Organisasi, Pengaruh Internal dan Eksternal, Kebutuhan Stakeholder, Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Tantangan, Sistem Manajemen mutu dan Prosesnya;
  2. Menjelaskan Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Kepemimpinan yang mencakup Kepemimpinan dan Komitmen, Kebijakan Mutu, serta Peranan,Tanggung Jawab dan Wewenang Organisasi;
  3. Menjelaskan Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Perencanaan yang mencakup Tindakan untuk menghadapi Risiko dan Peluang, Sasaran Mutu dan Perencanaan untuk mencapainya, serta Perencanaan Perubahan;
  4. Melakukan simulasi penerapan persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Konteks Organisasi, Kepemimpinan, dan Perencanaan;

c. Menerapkan Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Dukungan dan Operasi;

  1. Menjelaskan persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Dukungan yang mencakup Sumber Daya, Kompetensi SDM, Kepedulian, Komunikasi dan Informasi Terdokumentasi;
  2. Menjelaskan persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Operasi yang mencakup Perencanaan Pengendalian Operasional dan Layanan, Persyaratan Layanan, Penyediaan Layanan, Dispensasi Layanan dan Pengendalian Ketidaksesuaian;
  3. Melakukan simulasi penerapan persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Dukungan dan Operasi;

d. Menerapkan Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Evaluasi Kinerja dan Peningkatan;

  1. Menjelaskan Evaluasi Kinerja dalam Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang mencakup Pemantauan dan Pengukuran Kinerja, Analisis dan Evaluasi, Audit Internal, serta Tinjauan Manajemen;
  2. Menjelaskan Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Peningkatan yang mencakup Ketidaksesuaian dan Tindakan Korektif, Perbaikan Berkelanjutan dan Tindak Lanjut;
  3. Melakukan simulasi penerapan persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 terkait Evaluasi Kinerja dan Peningkatan;

e. Menerapkan Penyusunan Pedoman Mutu sesuai Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015;

  1. Melakukan simulasi Penyusunan Pedoman Mutu sesuai dengan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015

f. Menjelaskan Konsep Manajemen Risiko sebagai bagian dari Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015;

  1. Menjelaskan konsep manajemen risiko;
  2. Menjelaskan penerapan manajemen risiko di Kementerian Keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Perbendaharaan;

g. Menjelaskan Proses Manajemen Risiko sebagai bagian dari Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015;

  1. Menjelaskan konsep komunikasi dan konsultasi;
  2. Menjelaskan konsep penetapan konteks;
  3. Menjelaskan konsep identifikasi risiko;
  4. Menjelaskan konsep analisis risiko;
  5. Menjelaskan konsep evaluasi risiko;
  6. Menjelaskan konsep penanganan risiko;
  7. Menjelaskan konsep pemantauan dan review;

h. Menjelaskan Konsep Aplikasi INCRIMA dalam pelaksanaan manajemen risiko;

  1. Menjelaskan latar belakang, tujuan, dan manfaat aplikasi INCRIMA;
  2. Menjelaskan ruang lingkup penggunaan aplikasi INCRIMA;
  3. Menjelaskan kewenangan pengguna aplikasi INCRIMA;

i. Menggunakan Aplikasi INCRIMA dalam pelaksanaan manajemen risiko;

  1. Melakukan simulasi aplikasi INCRIMA sebagai user Pengelola Risiko;
  2. Melakukan simulasi aplikasi INCRIMA sebagai user Pelaksana Harian Koordinator Risiko;
  3. Melakukan simulasi aplikasi INCRIMA sebagai user Koordinator Risiko;
  4. Melakukan simulasi aplikasi INCRIMA sebagai user Pemilik Risiko;
  5. Melakukan simulasi penayangan Laporan dan Referensi;

Administrasi

  1. Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Keuangan, yaitu Kepala Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal/Kepala Seksi Verifikasi, Akuntansi, dan Kepatuhan Internal, Kepala Seksi Kepatuhan Internal, Kepala Seksi Supervisi Proses Bisnis atau pelaksana yang direkomendasikan oleh Kepala KPPN/Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
  2. Pangkat (golongan) minimal Pengatur Muda (II/a);
  3. Membawa SOP atau dokumen terkait proses bisnis di masing-masing KPPN;
  4. Membawa konsep Pedoman Mutu sebagai output dari Studi Mandiri;
  5. Memiliki komitmen untuk menyelesaikan seluruh kegiatan pembelajaran, saat studi mandiri hingga Action Learning;

Kompetensi

  1. Memahami SOP unit kerja Kanwil Ditjen Perbendaharaan/KPPN;
  2. Pendidikan Minimal D I, apabila pendidikan tidak mencukupi persyaratan minimal, maka peserta wajib membawa surat keterangan/rekomendasi dari Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan masing-masing.

EVALUASI LEVEL 1

Evaluasi Penyelenggaraan Tertulis dan Evaluasi Tatap Muka serta Evaluasi Pengajar Tertulis/Online

EVALUASI LEVEL 2

Nilai Kehadiran, Nilai Aktivitas/Penyelesaian Tugas, dan Nilai Penyelesaian Action Learning

Komponen Penilaian:

NA = [(a x SNT) + (b x Action Learning)]

= [(50% x SNT) + (50% x Action Learning)]

 

Keterangan:

a     =  bobot nilai tertimbang

b     = bobot nilai Action Learning

 

Catatan:

Setelah kegiatan tatap muka selesai, peserta melaksanakan Action Learning, yaitu menyempurnakan konsep pedoman mutu yang telah disusun selama pelatihan dan melakukan internalisasi atas pedoman mutu tersebut di masing-masing unit kerjanya dalam suatu kegiatan Gugus Kendali Mutu (GKM). Penugasan Action Learning dilakukan per kelompok dengan pembagian kelompok berdasarkan KPPN. Untuk peserta dari Kanwil mengikuti kelompok salah satu KPPN yang terletak dalam satu kota dan menjadi unit yang disupervisinya. Bukti dari penyelesaian Action Learning adalah dokumen-dokumen berikut:

  1. Pedoman Mutu;
  2. Undangan internalisasi atas Pedoman Mutu dalam suatu kegiatan Gugus Kendali Mutu (GKM);
  3. Bahan tayang untuk kegiatan internalisasi;
  4. Daftar hadir kegiatan internalisasi;
  5. Dokumentasi kegiatan internalisasi;
  6. Form monitoring Action Learning yang telah dilengkapi peserta.

Peserta menyampaikan seluruh dokumen tersebut (dalam bentuk .zip) kepada panitia penyelenggara paling lambat pada hari ke-20 kegiatan Action Learning untuk mendapatkan penilaian. Peserta dinyatakan telah menyelesaikan Action Learning jika keenam dokumen tersebut di atas sudah diterima oleh panitia penyelenggara. Kehadiran dan aktivitas saat Action Learning dibuktikan dengan pengisian form monitoring, sementara penilaian atas output Action Learning dibuktikan dengan Pedoman Mutu, undangan, bahan tayang, daftar hadir, dan dokumentasi.

Course Reviews

N.A

ratings
  • 5 stars0
  • 4 stars0
  • 3 stars0
  • 2 stars0
  • 1 stars0

No Reviews found for this course.

Apply for Course
  • UNLIMITED ACCESS

Advanced Course Search Widget