Setup Menus in Admin Panel

e-Learning Administrator Sistem Tahun 2019

Tujuan program ini adalah untuk melatih pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang sedang bertugas (1 s.d. 3 tahun) atau akan ditugaskan sebagai Administrator Sistem untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap pegawai terkait operasional komputer dan teknis pemeliharaan penanganan komputer di Direktorat Jenderal Pajak

149 STUDENTS ENROLLED

DESKRIPSI 

e-Learning Administrator Sistem Tahun 2019 dimulai pada tanggal 19 Agustus s.d. 3 September 2019 (16 hari kalender)

  1. MULAI COURSEdengan prosedur berikut:
  1. Peserta login dengan username dan password Kemenkeu ID (e-performance);
  2. Pilih menu courses, klik Pajak, lalu klik nama e-Learning Administrator Sistem Tahun 2019;
  3. Peserta diharuskan mendaftar dengan meng-klik tombol Apply For Course untuk dapat mengikuti pelatihan;
  4. Setelah mendapatkan approval dari administrator, peserta mulai mengikuti kegiatan pembelajaran yang tersedia dengan meng-klik start course;
  5. Setelah meng-klik start course, peserta diwajibkan melakukan verifikasi data pada Semantik;
  6. Setelah peserta selesai melakukan verifikasi data pada Semantik, peserta dapat mengakses seluruh materi pembelajaran dengan belajar mandiri dan mengerjakan latihan/quiz tiap mata pelajaran dengan cara mengklik continue course;
  7. Peserta harus meng-klik tombol Mark This Unit Complete setelah menyelesaikan suatu materi pembelajaran dan “Submit Quiz” untuk latihan/quiz untuk dapat mengakses materi pembelajaran selanjutnya;
  8. Pada akhir pembelajaran, peserta diwajibkan mengerjakan Latihan Sumatif;
  9. Peserta yang telah mengakses seluruh mata pelajaran dan menyelesaikan Latihan Sumatif berhak mengikuti Ujian Komprehensif;
  10. Peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan berhak memperoleh sertifikat;
  11. Peserta disarankan membaca Panduan Penggunaan Kemenkeu Learning Center bagi peserta

 

Panduan Mendaftar Course di KLC bagi Pegawai Kemenkeu dapat dilihat di bawah ini:

Panduan-KLC-1

sumber: BPPK

 

  1. REGISTRASI SEMANTIK

Update data diri dan upload berkas dengan meng-klik GAMBAR berikut:

Panduan registrasi semantik dapat dilihat di bawah ini:

sumber: BPPK

Call Center  

Jika ada masalah teknis, silakan menghubungi telepon/WA ke Tim Admin e-learning Pusdiklat Pajak pada hari dan jam kerja pukul 08.00 s.d 16.30 WIB.

JADWAL

timeline as2019 tanpa prepost

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

    1. memahami SIDJP dengan benar;
    2. memahami Tata Kelola TIK DJP dengan benar;
    3. menerapkan Aplikasi Pengolahan Data Perpajakan dengan tepat;
    4. menggunakan Infrastruktur Pengolahan Data Perpajakan dengan tepat;
    5. menggunakan Aplikasi Pendukung Administrasi Perpajakan dengan tepat;
    6. menggunakan Manajemen Basisdata Perpajakan dengan tepat;
    7. menerima nilai kemampuan interpersonal skills dengan baikmenerima nilai kemampuan interpersonal skills dengan baik.

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. memahami SIDJP dengan benar;
    • memahami Permasalahan SIDJP dan Solusinya dengan benar.
    • memahami Menu Aplikasi Administrasi dengan benar.
    • memahami Lasis Online dengan benar.
    • memahami Penguasaan Wilayah dengan tepat.
  2. memahami Tata Kelola TIK DJP dengan benar;
    • memahami Pengelolaan TIK DJP dengan benar.
  3. menerapkan Aplikasi Pengolahan Data Perpajakan dengan tepat;
    • menerapkan Microsoft Word 2013 dengan tepat.
    • menerapkan Microsoft Excel 2013 (Fungsi Teks Dan Referensi) dengan tepat.
    • menerapkan Microsoft Excel 2013 (Fungsi Logika) dengan tepat.
    • menerapkan Microsoft Excel 2013 (Pivot Table Dan Pivot Chart) dengan tepat.
  4. menggunakan Infrastruktur Pengolahan Data Perpajakan dengan tepat;
    • terampil menggunakan Perangkat Keras dengan tepat.
    • terampil menggunakan Jaringan dengan tepat.
  5. menggunakan Aplikasi Pendukung Administrasi Perpajakan dengan tepat;
    • terampil menggunakan Operating System dengan tepat.
    • terampil menggunakan System Application (Antivirus) dengan tepat.
    • terampil menggunakan System Application (Microsoft Office) dengan tepat.
    • terampil menggunakan System Application (Oracle 11G XE Database) dengan tepat.
    • terampil menggunakan e-SPT dengan tepat.
    • terampil menggunakan e-Faktur dengan tepat.
  6. menggunakan Manajemen Basisdata Perpajakan dengan tepat;
    • memahami Pengenalan Basisdata dengan tepat.
    • terampil menggunakan Data Definition Language (DDL) dengan tepat.
    • terampil menggunakan Data Manipulation Language (DML) dengan tepat.
    • terampil menggunakan Membatasi Dan Mengurutkan Data dengan tepat.
    • terampil menggunakan Fungsi Dalam SQL dengan tepat.
    • terampil menggunakan Menampilkan Data Dari Beberapa Table dengan tepat.
    • terampil menggunakan Objek Database Lainnya dengan tepat.
  7. menerima nilai kemampuan interpersonal skills dengan baik;
    • menerima nilai kemampuan Interpersonal Skills dengan baik.

  1. Pegawai yang telah berstatus sebagai PNS;
  2. Pangkat/golongan minimal Pengatur Muda (II/a);
  3. Usia maksimal 35 tahun.
  4. Pendidikan minimal Program Diploma I;
  5. Sedang bertugas (1 s.d. 3 tahun) dan/atau akan ditugaskan sebagai Administrator Sistem (Operator Console Pajak);
  6. Diutamakan telah mengikuti Bimbingan Teknis Operator Console/Administrator TIK.

Peserta dinyatakan telah selesai mengikuti pelatihan ini dan berhak atas sertifikat, apabila telah menyelesaikan:

  1. Latihan per Mata Pelajaran
  2. Latihan Sumatif
  3. Ujian Komprehensif

Peserta harus meng-upload hasil ujian pada tempat yang telah disediakan.

Course Reviews

2

2
35 ratings
  • 5 stars1
  • 4 stars1
  • 3 stars6
  • 2 stars16
  • 1 stars11
  1. Mantap sekali diklat teknis di elearningkan

    2

    Mantap sekali diklat teknis di elearningkan

  2. Diklat OC Jangan ada E-Learning lagi

    2

    Saya tidak bisa memahami soal ujiannya karena tidak ada praktek langsung yang diajarkan oleh pengajar. Diklat ini lebih cocok dengan tatap muka secara langsung daripada E-Learning seperti ini.

  3. Mengapa Elearning?

    2

    Yang tidak tahu apa apa semakin bingung dan sangat tidak menambah ilmu dikarenakan tidak dapat fokus mempelajari materi apalagi praktek sendiri karena terganggu oleh kesibukan/pekerjaan di kantor. Mohon kedepannya dapat lebih bijak lagi dalam membuat penyelenggaraan suatu diklat, karena untuk teknis sangat dibutuhkan praktek dan diajari langsung oleh pengajar, bukan hanya teori semata. Terima kasih.

  4. Baik? Lebih baik lagi kalau Tatap Muka

    2

    Metode diklatnya baik, tetapi untuk diklat mengenai sistem sebaiknya ada metode tatap muka. Karena peserta bisa praktek langsung dan dituntun apabila ada kesalahan, semoga kedepannya bisa jadi bahan pertimbangan.

  5. diklat adminsis

    3

    kedepan semoga diklatnya tatap muka, butuh praktek secara langsung

  6. Sangat tidak efektif

    2

    Untuk pelatihan teknis sangat disayangkan apabila melalui pembelajaran elearning. karena pemahaman yang disampaikan tidak sekedar pemahaman terkait aturan perpajakan, tapi lebih dari itu ada pengimplementasian yang harus dipahami secara mendasar yang tidak sesederhana belajar melalui elearning. Karena selain materi yang cukup berat, efektifitas pembelajaran yang dilakukan di kantor juga menjadi kurang akibat sulitnya membagi waktu untuk elearning dan bekerja. dan satu lagi yang terlihat sangat kontras adalah materi pembelajaran dan ujian komprehensif yangmana sangat berbanding jauh. maka dari itu mungkin dapat dipertimbangkan kembali untuk menyelenggarakan pelatihan teknis melalui elearning. Terima kasih sebelumnya.

  7. Perjalanan E-learning

    3

    buka modul satu, baca judul, *kringggggg* dipanggil pegawai, masuk ke daftar isi ada yang datang ke kubikel manggil untuk membenarkan kerusakan komputer akhirnya download modul baca di rumah, masuk ke basis data, ambyarrr. yang dari gak tau jadi bingung karena ngga tau mau ngapain pas sampai di ujian praktik. semoga hanya saya saja yang memang tidak tahu IT, semoga yang lain memang pintar dan e-learning pun sudah cukup. mohon maaf apabila kurang berkenan, terimakasih

  8. 3

    Terimakasih, Semoga ditingkatkan Kembali dengan ditambahkan sesi tatap muka sehingga materi bisa lebih tersampaikan langsung kepada para peserta

  9. Lebih Baik Diklat Tatap Muka

    2

    Diklat ini sebenarnya banyak materi praktek, dan materi akan lebih mudah diterima jika disampaikan oleh pengajar dan peserta langsung praktek didampingi pengajar. Selain itu, karena sistemnya e-learning yg artinya kita menjalankan diklat di tempat kerja, ya jelas tidak jalan. Pekerjaan datang terus, banyak deadline, pasti tidak fokus belajarnya. Apalagi jadwal ujian komprehensifnya jatuh di awal bulan, padahal awal bulan itu kerjaan pasti banyak. Semoga kedepannya diklatnya diadakan secara tatap muka saja.

  10. PERUBAHAN METODE

    2

    Diharapkan kedepannya untuk diklat ini menggunakan metode tatap muka, karena membutuhkan praktek secara langsung, perlu bimbingan dari pengajar secara langsung dan terbentur dengan kesibukan di unit kerja pada jam kerja. Terimakasih.

  11. Elearning Adsis Pertama

    2

    awal2 materi yang diberikan masih bisa dipahami meski tanpa praktek hingga masuk materi basis data oracle seketika sangat susah dipelajari jika tanpa praktek satupun dalam pembahasan materinya. akan sangat baik apabila ada beberapa materi yang sekerinya perlu tatapmuka dalam penyampaiaannya. terima kasih

  12. Kritik dan Saran

    2

    Saya berharap KLC dapat terus berinovasi memperbaiki dan memutakhirkan materi yang diberikan dan diujikan serta semoga materi dapat disajikan dengan lebih interaktif. Terima Kasih.

  13. Mohon dipertimbangkan metode pembelajarannya

    3

    Materi dalam e-learning sebenarnya sudah bagus namun alangkah baikmya melalui metode tatap muka karena akan lebih mudah bagi peserta untuk memahami materi terutama praktek.

  14. Sangat Baik

    5

    Sangat baik, dan akan lebih baik lagi jika dipadukan dengan pelatihan tatap muka.

  15. Pembelajaran Praktek

    3

    Mohon dijadikan pertimbangan kembali pak untuk materi praktek (basis data, pengolah data) bisa dilakukan on campus. Terimakasih

  16. Materi dan Ujian berbeda

    2

    Pembelajarannya untuk praktik pada modul terakhir (manajemen basisdata) benar-benar sangat memerlukan praktik dengan bantuan instruktur. Yang dipelajari SQL DEVELOPER, namun di banyak literasi mereka lebih sering menggunakan xampp. sehingga makin sulit lagiketika metode e-learning dipakai kami tetap bekerja seperti biasa (kecuali memiliki teman kerja yang pengertian).

  17. PENGGANTIAN ATAU PENGULANGAN DIKLAT DENGAN METODE YANG BERBEDA

    1

    Materi yang diajarkan sebenarnya sangat menarik dan bermanfaat. Tetapi sayangya dengan etode E-Learning siswa tidak dapat praktik langsung dan tanya jawab studi kasus dengan pengajar. Padahal, imasalah IT itu banyak sekali faktor yang menyebabkan error saat praktik dan tidak semua siswa mengetahui penyebab errornya khususnya yang masih pemula dalam hal IT seperti saya. Semoga lain kali bisa lebih baik. Terima Kasih kepada seluruh panitia. Salam Hormat

  18. Tatap muka lebih baik

    2

    Untuk ke depannya semoga Pendidikan Administrtor sistem diadakan dengan cara tatap muka agar kita sebagai siswa bisa lebih mengerti dan paham tentang administrator sistem. Terimakasih

  19. Penikmat KLC

    1

    Menurut saya,untuk modul pembelajaran Diklat OC/Adsis tepatnya sudah bagus sebagai sarana pembelajaran peserta Diklat Namun, karena e-learning tujuan dari pembelajaran menjadi kurang efektif karena : 1. Dengan e-elearning, peserta tetap diwajibkan masuk kantor seperti biasa,tetap mengerjakan rutinitas kerjaan namun diselingi dengan belajar materi Diklat yang E-LEARNING ini..namun, karena OC merupakan seksi yang “sentral” di kantor waktu untuk belajar memahami setiap materi yang ada di modul pun gak semaksimal jika tatap muka mengingat pekerjaan yang banyak dan banyak pegawai yang meminta bantuan terkait masalah TIK yang ada kantor 2. Dengan metode e-learning ini,apa bedanya dengan saya berusaha menyelesaikan sendiri setiap ada masalah TIK atau terkait belajar olah data .. padahal harapan saya dengan adanya Diklat OC ini, saya bisa bertanya dan mendengarkan sharing dari pengajar atau orang yang ahli di bidangnya sehingga bisa menambah pengetahuan saya … 3. Pembelajaran terkait IT menurut saya adalah pembelajaran yang LEBIH BAIK tatap muka karena tidak semua orang yang terpanggil Diklat oc ini memiliki passion di bidang IT sehingga akan lebih efektif jika tatap muka dan saat praktik error masalah IT itu banyak dan terkadang peserta tidak tahu solusinya seperti apa..hal tersebut tentu akan membuat semangat belajar peserta terkait IT misal SQL menjadi berkurang karena mereka pun tidak tahu solusinya seperti apa..jika solusinya dengan cari di “google” maka tujuan diklat ini menurut saya tidak tercapai..karena menurut saya tujuan diklat adalah untuk membimbing dan membekali peserta agar lebih paham dan mengetahui dunia tempat dia bekerja Semoga saran ini bisa menjadi perhatian

  20. SUDAH BAIK

    1

    Pembelajaran elearning semacam ini memang sangat baik untuk sekedar menambah wawasan/bahan bacaan dikala senggang. Namun kurang cocok jika dijadikan sebagai syarat/ketentuan/pembelajaran yang wajib untuk diikuti karena pelaksana PDI/Adsis/OC/(calon)/dan_sejenisnya adalah jabatan yang tidak bisa diatur/dikumpulkan waktu senggangnya. Terlebih, materi seperti ini membutuhkah praktik untuk benar-benar bisa dipahami & membutuhkan banyak sharing dari ahlinya untuk menyelesaikan segala permasalahan TIK. Juga waktu pelaksanaannya yang amat sangat singkat. Awalnya diklat ini menggunakan metode tatap muka 1 Minggu, diubah menjadi metode elearning lebih kurang 2 Minggu. Ini berarti pegawai harus meluangkan waktu setengah harinya dikantor selama lebih kurang 2 Minggu untuk mengikuti diklat elearning ini. Saya kira tujuan diklat ini sulit untuk dicapai.

  21. Overall

    3

    Mungkin memang lebih cocok untuk pertemuan tatap muka, karna lebih mudah untuk tanya jawab dan bimbingan secara langsung. Terima Kasih.

  22. Tidak rekomendasi

    1

    Sangat tidak disarankan elearning untuk diklat OC

  23. MINTA AMPUN

    1

    Saya adalah orang yang awam terkait hal TIK, materi diklat seperti ini tidak cocok dengan metode e-learning, jujur saya pusing.. ketika ujian akhir, tiba tiba disuguhkan dengan soal praktek, disitu saya merasa minta ampun, saya tidak paham sama sekali apalagi yang terkait SQL, butuh diklat yang tatap muka dan praktek untuk diklat seperti ini.. mohon maaf hanya soal membuat video yang saya kerjakan.. semoga panitia mendengar masukkan dari saya, Terima Kasih

  24. Efektif tidak Efektif

    4

    untuk e-learning khususnya Administrator Sistem antara efektif dan tidak efektif, efektifnya pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dan dapat mengulang-ngulang materi berupa e-book atau video. namun disisi lain bisa jadi tidak efektif karena untuk Administrator Sistem materinya yang cukup berat terutama menurut saya soal basis data akan lebih mudah dipahami apabila ada tatap muka langsung dalam kelas, sehingga dapat sekaligus menyesuaikan setiap materi dengan kondisi permasalahan yang ada di kantor dan untuk e-learning yang dilakukan dikantor yang dirasa kurang fokus karena ada tugas pokok juga yang tetap harus dilakukan. mungkin ini merupakan tahapan awal bagi saya sebagai penyesuaian. walaupun sekarang dirasa masih kurang efektif namun semoga kedepannya lebih baik dan saya mendukung kemajuan teknologi diklat yang dikemas secara e-learning dengan dipadukan tatap muka.

  25. mohon dievaluasi

    1

    metode e-kearning untuk diklat yang sifatnya sangat teknis mohon dievaluasi. untuk yang sudah pengalaman jadi adsis atau memang computer enthusiast mungkin nggak terlalu masalah.. tapi buat yang start from zero kayak saya, sangat kesulitan untuk mengikuti materi semisal database dll. ujungnya nanya juga ke OC existing.. ya kalau gitu mendingan nggak usah diklat… .

  26. Terimakasih:)

    1

    Semoga kedepannya diklat seperti ini terus, agar yg belum paham tidak nangis ketika ujian. Jika tolak ukur lulus, penilaian 30% menyelesaikan elearning materi dan latihan yang masyaaa Allah banyak, 70% menyelesaikan ujian kompre(praktek yang belum tahu mau memulai darimana), maka sangat terimakasih. Semoga perjuangan 30% berkah.

  27. Pelatihan teknis dengan metode e-learning sangat tidak efektif

    1

    saya tidak mendapatkan ilmu dari pelatihan ini, seharusnya pelatihan teknis seperti ini tidak dilakukan secara e-learning. terutama saat materi basisdata, jujur saya tidak paham apa yang harus dilakukan pertama kali saat mengoperasikan basis data. semoga ini menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara agar kedepannya pelatihan teknis seperti ini tidak dilakukan secara e-learning. Terimakasih

  28. Kasihani oc

    2

    Tidak semua oc basicnya suka it ada jg yg krna terpaksa jd mohon diklat selanjutnya harus ada tatap mukanya terima kasih

  29. Tidak semua materi bisa di e-learningkan 🙏

    1

    Saya mohon supaya Diklat seperti ini tidak di e-learningkan lagi karena materinya tidak cocok untuk dipelajari secara mandiri karena bukan sekedar hafalan namun lebih utama ke praktek dan teknis, serta tentu saja butuh bimbingan secara langsung melalui tatap muka. Modulnya sudah bagus menurut saya.

  30. Metode Pembelajaran

    2

    Diklat teknis yang dilakukan dengan metode elearning adalah tidak efektif. Kami perlu bimbingan praktik secara langsung. Terima kasih.

  31. E-LEARNING OC

    1

    Ini karena penghematan anggaran atau gimana ya? Sampai heran saya

  32. terimakasih atas ilmunya

    2

    Terima kasih atas ilmu yang telah diberikan semoga dapat bermanfaat bagi kami, dan semoga pengorbanan kami dapat bermanfaat untuk kepentingan umum yang lebih besar. aamiin

  33. Metode dan materi kurang cocok

    2

    Sebagian materi memang ada dapat di pelajari dengan e learning karena berbentuk hafalan dan pengertian, tetapi banyak materi yang mungkin sebagian besar dan materi yang paling penting harus di praktekan karena lebih efektif menimbang tidak semua perserta memiliki spesifikasi alat yang sama dan sesuai, belum lagi apa bila terdapat masalah teknis dan lain lain yang lebih baik nya di selesaikan bersama secara tatap muka, mohon di pertimbangkan untuk yang sudah mengikutin agar bisa di ulang secara tatap muka, modul yang diberikan jga banyak terdapat masalah , contoh : table dan gambar tidak sesuai deskripsi, tidak ada contoh jelas, dll

  34. LEBIH BAIK TATAP MUKA

    2

    Selama mengikuti pembelajaran e-learning, terus terang saya kurang fokus memahami isi materi. Waktu untuk belajar terbagi-bagi untuk mengerjakan tugas sehari-hari di kantor. Besar harapan saya agar diklat ini dapat diselenggarakan ulang dengan metode tatap muka.

  35. susah diklat oc elearning

    1

    karena diklat oc nya e learning saya jadi dibully teman-teman kantor saya 🙁

Advanced Course Search Widget