Setup Menus in Admin Panel

Pajak

29

Dec'17

Pemeriksaan Tujuan Lain

Dalam video kali ini Bapak Trihadi Waluyo akan menjelaskan tentang Pemeriksaan Tujuan Lain

Read More

29

Dec'17

Tujuan Pemeriksaan Pajak

Dalam video kali ini Bapak Trihadi Waluyo akan menjelaskan tentang tujuan pemeriksaan pajak

Read More

29

Dec'17

Part 4 Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak – Paul Webley

Pada kesempatan ini, akan dijelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak (tax compliance) berdasarkan dokumen OECD. Bagian kedua seri “Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak” akan dibahas faktor menurut Paul Webley.

Read More

29

Dec'17

Part 3 Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak – Behaviour

Pada kesempatan ini, akan dijelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak (tax compliance). Sistem self assessment yang sekarang dianut dalam penerapan kewajiban perpajakan akan berhasil jika memiliki tax compliance yang bagus. Bagian ketiga dari seri “Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak” yang dipandu oleh Bapak Bangkit Cahyono ini akan mengantarkan konsep faktor-faktor tersebut yaitu behaviour.

Read More

29

Dec'17

Pengenalan Teknik Audit Berbantuan Komputer Dalam Pemeriksaan Pajak – Bagian 4 Ketentuan Formal TABK Dalam Pemeriksaan Pajak

Dalam melakukan pemeriksaan, dalam hal ini pemeriksaan pajak, proses yang dilakukan harusnya memiliki landasan berdasarkan peraturan dan ketentuan yang berlaku sehingga kegiatan tersebut sah di mata hukum, termasuk teknik dan sarana yang digunakan. Bagian keempat dari 4 (empat) seri “Pengenalan Teknik Audit Berbantuan Komputer Dalam Pemeriksaan Pajak” akan dijelaskan ketentuan formal yang terkait dengan penggunaan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) dalam pemeriksaan pajak, yang akan dipandu oleh Bapak Agung Darono, Widyaiswara Pusdiklat Pajak.

Read More

29

Dec'17

Pengenalan Teknik Audit Berbantuan Komputer Dalam Pemeriksaan Pajak – Bagian 3 Penggunaan TABK

Beberapa teknik dan perangkat yang telah dikemukakan pada bagian kedua dalam seri TABK dalam pemeriksaan pajak tentunya tidak semua efektif untuk digunakan, pada bagian ketiga dari 4 (empat) seri “Pengenalan Teknik Audit Berbantuan Komputer Dalam Pemeriksaan Pajak” akan dijabarkan mengenai pengunaan teknik dan perangkat TABK dalam pemeriksaan pajak, yang akan dipandu oleh Bapak Agung Darono, Widyaiswara Pusdiklat Pajak.

Read More

29

Dec'17

Pengenalan Teknik Audit Berbantuan Komputer Dalam Pemeriksaan Pajak – Bagian 2 Teknik dan Perangkat Audit dalam TABK

Secara umum, Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) dalam pemeriksaan pajak merupakan teknik audit yang memungkinkan auditor (pemeriksa pajak) untuk memeriksa data dan informasi dengan menggunakan perangkat komputer secara interaktif dan bereaksi dengan cepat atas suatu temuan dengan mengubah dan memperbaiki pendekatan audit yang digunakan. Bagian kedua dari 4 (empat) seri “Pengenalan Teknik Audit Berbantuan Komputer Dalam Pemeriksaan Pajak” akan dijelaskan mengenai jenis teknik audit dan perangkat yang digunakan pada TABK dalam pemeriksaan pajak, yang akan dipandu oleh Bapak Agung Darono, Widyaiswara Pusdiklat Pajak.

Read More

29

Dec'17

Pengenalan Teknik Audit Berbantuan Komputer Dalam Pemeriksaan Pajak – Bagian 1 Pengantar

Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) dapat digunakan untuk pemeriksaan pajak. Pemeriksaan pajak merupakan konsekuensi dari sistem self assessment perpajakan di Indonesia dimana otoritas pajak dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak berwenang melakukan tindakan pemeriksaan pajak. Bagian pertama dari 4 (empat) seri “Pengenalan Teknik Audit Berbantuan Komputer Dalam Pemeriksaan Pajak” akan diantarkan bagaimana TABK digunakan di dalam kegiatan pemeriksaan pajak, yang akan dipandu oleh Bapak Agung Darono, Widyaiswara Pusdiklat Pajak.

Read More

29

Dec'17

Ketentuan Pembayaran Pajak

Sistem perpajakan di Indonesia menganut sistem self-assessment dimana kewajiban perpajakan seperti mendaftarkan, menghitung, memperhitungkan, membayar, dan melaporkan pajak dilakukan secara mandiri oleh wajib pajak. Dalam video ini, Bapak Asep Jumhana, Widyaiswara Pusdiklat Pajak, menjelaskan mengenai hal keempat, yaitu pembayaran pajak mencakup batas waktu pembayaran dan sanksi atas kelalaian atas kewajiban pembayaran pajak.

Read More

29

Dec'17

Pembetulan SPT, Pengungkapan Ketidakbenaran Pengisian SPT dan Pengungkapan Ketidakbenaran Perbuatan

Sistem perpajakan di Indonesia menganut sistem self-assessment dimana kewajiban perpajakan seperti mendaftarkan, menghitung, memperhitungkan, membayar, dan melaporkan pajak dilakukan secara mandiri oleh wajib pajak. Dalam hal pelaporan kewajiban perpajakan tertuang di dalam Surat Pemberitahuan (SPT). Dalam hal pelaporan yang tertuang di dalam SPT terdapat data yang tidak benar, maka wajib pajak bisa melakukan pembetulan SPT atau pengungkapan ketidakbenaran oleh petugas. Dalam video ini, Bapak Asep Jumhana, Widyaiswara Pusdiklat Pajak, menjelaskan mengenai pembetulan SPT, pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT dan pengungkapan ketidakbenaran perbuatan.

Read More