Setup Menus in Admin Panel

Closing yang Berkesan di dalam Public Speaking

Di dalam  Public Speaking, Opening ibarat take off sebuah pesawat dan landingnya adalah closing. Closing ini merupakan bagian yang sangat penting, seseorang akan memperoleh sesuatu atau mempunyai kesan akan sesuatu dari bagian ini. Lantas hal-hal apa sajakah yang membuat closing dalam public speaking menjadi berkesan? Marilah kita simak Knowledge Capture Widyaswara Balai Diklat Kepemimpinan, Supriyanto  terkait dengan Closing yang berkesan di dalam Public Speaking berikut ini. 

 

Rating: 5.0/5. From 3 votes.
Please wait...

Views : 0

10 responses on "Closing yang Berkesan di dalam Public Speaking"

  1. Happy Leanding Coach….apik pak ???

  2. Salam Fokus Kak Yo, terima kasih telah berkenan sharing teknik menutup presentasi kita sehingga audience terkesan dan mendapat sesuatu saat ditanya apa isi materi presentasi yang mereka ikuti. Kepada rekan-rekan lain, dibawah ini kesimpulan menarik yang berhasil saya tarik dari materi Pak Supriyanto di atas. Apabila Bapak Ibu berkenan, saya minta waktunya 5 menit boleh scroll ke bawah dan komen pendapat Bapak Ibu tentang materi di atas. Pak Yo menganalogikan opening dan closing dalam presentasi seperti pesawat, opening laksana take off dan closing merupakan saat pesawat kita akan landing, yang mana tentunya kita berharap landing pesawat kita berjalan dengan smooth dan sukses menyampaikan penumpang kita ke tujuan. Kita mengenal istilah “critical eleven” dalam dunia penerbangan, dimana 3 menit saat landing merupakan salah satu titik penting dalam penerbangan. Sejalan dengan itu, terdapat 3 teknik yang dapat kita lakukan untuk melandingkan presentasi kita dengan mengesankan, yakni : 3R (REVIEW, RINGKAS, RESAPKAN) CONCLUSION, dan CALL TO ACTION. Review Ringkas Resapkan membantu audience dalam mengingat konten presentasi kita, review menyajikan hanya poin-poin penting dalam presentasi, ringkas dalam menyampaikan closing dengan kalimat sederhana yang mudah diingat, serta resapkan kita menginternalisasikan nilai dari isi presentasi kita ke alam bawah sadar audience kita. Conclusion merupakan kalimat sederhana yang mampu menyimpulkan keseluruhan isi presentasi kita, disampaikan dengan tujuan agar audience mengatakan “oooh, jadi begitu ..”, ketika audience berekspresi seperti itu, berarti kita berhasil menanamkan tonggak yang dapat diingat terus menerus oleh audience. Terakhir, Call To Action, merupakan salah satu teknik untuk memuaskan audience kinestetik dengan cara mengajak audience mengkristalisasi atau mewujudkan nilai-nilai dari konten presentasi kita melalui suatu tindakan nyata untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu, teknik ini bisa dengan mengajak audience untuk berikrar dengan mengulangi statement yang kita ucapkan, menerapkan yes set dengan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yes, atau dengan menyanyikan lagu yang sejalan dengan tema yang kita sampaikan. Saya yakin Bapak Ibu masih bersama saya hingga disini, terima kasih berkenan menemani saya dalam menimba ilmu pagi ini, silakan klik tombol komen agar saya juga dapat mendengar kesan Bapak dan Ibu selama pengalaman Bapak dan Ibu melakukan closing dalam presentasi, terima kasih Salam Fokus

  3. Terima kasih Komennya. Mas Satria sudah terima buku dari admin belum? Jika belum…WA alamat ya ke Kak Yo. Terima kasih

  4. ditunggu klc lainnya di tahun depan

Leave a Message