Setup Menus in Admin Panel

All posts by Pusdiklat PSDM

30

Dec'20

Integritas dalam Dunia Kerja_Revisi

Sebagian besar perusahaan atau organisasi memasukkan integritas ke dalam pernyataan misi karena merupakan konsep yang. Namun sayang sering disalahpahami. Integritas lebih besar daripada kejujuran. Orang yang berintegritas pasti jujur, namun demikian integritas menginginkan kita menjadi seorang yang amanah, tidak melakukan korupsi dan bersikap tegas pada setiap bentuk potensi pelanggaran di tempat kerja. Yuk mengenal lebih jauh lagi tentang integritas bersama dengan Pak Khalimi, widyasiwara ahli madya Pusdiklat PSDM.  

Read More

10

Dec'20

Mendayagunakan Perbedaan secara Konstruktif dan Kreatif seperti Rendang

Widyaiswara Ahli Madya Pusdiklat PSDM, Ita Hartati akan membawa kita mengenal makanan terenak sedunia, rendang. Apa unsur dalam pembuatan rendang, proses pembuatan ternyata mencerminkan karakter bangsa Minang. Kerja keras, kreativitas dan kesabaran adalah beberapa karakter yang tercermin dalam pembuatan makanan khas Sumatera Barat itu.  Rendang dibuat karena  masyarakat Minang yang memiliki tradisi merantau sehingga butuh makanan yang tahan lama, sehat dan tetap enak. Rendang menggunakan teknik pengawetan daging dengan cara alami. Daging melambangkan para pemimpin, kelapa melambangkan kaum intelektual, cabai sebagai alim ulama, aneka bumbu melambangkan seluruh masyarakat. Proses pembuatan rendang menggambarkan pendayagunaan perbedaan secara konstruktif yang dipadu dengan perilaku …

Read More

23

Nov'20

Semangat Toleransi dan Persatuan dalam Sumpah Pemuda

Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah (Soekarno). Untuk itu mari kita menengok kembali salah satu jejak sejarah bangsa Indonesia, Sumpah Pemuda 1928. Peristiwa ini dilahirkan dalam Kongres Pemuda II yang dilaksanakan pada tahun 1928. Kongres ini dihadiri oleh seluruh pemuda dari berbagai suku, berbagai bahasa. Hal terpenting dalam kongres ini adalah pertama kali berkumandang lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh WR Supratman. Kata-kata dalam lagu ini memberikan motivasi kepada para pemuda dan juga akhirnya menghantarkan bangsa Indonesia ke titik proklamasi yang dikumandangkan 17 tahun kemudian. Widyaiswara Ahli Madya Pusdiklat PSDM, Ita Hartati menarasikan peristiwa Sumpah Pemuda yang …

Read More

18

Nov'20

Orientasi Pada Hasil Meningkatkan Hasil Kerja Dengan 3P

Salah satu  indikator perilaku utama dalam kompetensi orientasi pada hasil yang harus dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara level 2 (pengawas) adalah bagaimana cara untuk meningkatkan hasil kerja pribadi yang lebih tinggi dengan rumus 3 P (Pleasure, Passion, dan Purpose). Pleasure (kesenangan), yaitu rasa senang pada kerja sehingga bisa meningkatkan kinerja. Passion (rasa suka) pada pekerjaan, sehingga memiliki energi yang besar untuk meningkatkan kinerja. Purpose (makna), memberikan meaning yang jelas, energi yang dimiliki sangatlah besar. Widyaiswara Ahli Madya Pusdiklat PSDM, Moch. Arief Risman menjelaskan bagaimana orang-orang yang bekerja dengan rumus 3 P sehingga bekerja tanpa kenal lelah, selalu merasa senang, dan …

Read More

16

Nov'20

Mengelola Perubahan (Fase Unfreezing)

Kurt Lewin menjelaskan 3 fase dalam change management, yaitu unfreezing, changing dan refreezing. Egrita Buntara, Widyaiswara Ahli Madya Pusdiklat PSDM menuturkan dengan indah dialog dengan simbahnya sewaktu beliau masih kecil. Dialog itu  menjelaskan apa yang dimaksud dengan fase unfreezing. Nasihat pertama adalah menyimpan buah yang baru dipetik selama beberapa di suhu ruangan sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, karena itu akan membuat cita rasa buah akan selalu terjaga. Nasihat berikutnya adalah membawa pulang gaji pertama ke rumah untuk disimpan di bawah bantal baru memikirkan uang tersebut akan dialokasikan untuk apa saja. Dengan demikian setiap terjadi perubahan, perlu dilakukan fase unfreezing yaitu …

Read More

02

Nov'20

Perekat Bangsa (Toleransi, Terbuka, Peka)

Kompetensi Perekat Bangsa adalah kemampuan dalam mempromosikan sikap toleransi, keterbukaan, peka terhadap perbedaan individu/kelompok masyarakat, mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mempersatukan masyarakat dan membangun hubungan sosial psikologis di tengah kemajemukan sehingga menciptakan kelekatan yang kuat antara ASN dan para pemangku kepentingan serta antara para pemangku kepentingan itu sendiri. Kompetensi ini adalah satu-satunya kompetensi sosial kultural yang harus dimiliki Aparatur Sipil Negara sesuai dengan PermenPAN-RB Nomor 38 tahun 2017. Dalam video ini Widyaiswara Ahli Madya Pusdiklat PSDM, Bambang Widjajarso, akan menjelaskan tentang kompetensi yang unik ini.

Read More
Skip to toolbar